Site Overlay

Ruwatan Jodoh Mempertemukanku Dengan Pria Spesial

Terlalu asyik dengan karir, membuat Saya tidak terlalu peduli dengan hubungan asmara. Sebetulnya saya pernah menjalin hubungan cinta sampai 4 tahun lamanya, hingga akhirnya kandas karena dia selingkuh. Sampai-sampai Saya depresi karena masalah tersebut. Sejak saat itu Saya mulai move on dan tidak lagi memikirkan tentang jodoh ataupun asmara.

Di usia 35 tahun, Saya mulai sadar bahwa tidak akan selamanya Saya harus melajang. Setiap orang membutuhkan pasangannya satu sama lain. Mulai dari itu, diam-diam Saya pun mulai membuka diri. Harapannya agar mendapatkan pasangan hati yang tepat. Anehnya saat Saya mulai membuka hati untuk mendapatkan pasangan, malahan selalu sial. Entah apa sebabnya, Saya selalu merasa tidak cocok dengan laki-laki yang Saya temui. Kadang kalau Saya mulai merasa cocok, eh malah dia yang tak cocok.

Padahal Saya menyadari usia Saya sudah tidak muda lagi. Saya merasa terkena karma dari keputusan Saya sendiri. Saya sampai menyesal, mengapa dulu Saya terlalu menutup diri. Akibatnya sulit mendapatkan jodoh. Berbagai upaya sudah Saya lakukan tapi belum mendapatkan hasilnya. Entah apa yang terbesit dalam pikiran Saya. Tiba-tiba muncul ide untuk mencari solusi lewat internet.

Saat itulah Saya berjumpa dengan situs Ki Sabrang. Setelah berkonsultasi panjang lebar. Dengan mantap Saya memutuskan untuk menggunakan garam ruwatan jodoh dan asmara. Perlahan tapi pasti, Saya mulai merasakan manfaatnya. Tiga minggu setelah menggunakan garam ruwatan jodoh, Saya mendapat kenalan seorang lelaki yang usianya terpaut 2 tahun di atas Saya. Namanya Mas Harun. Ternyata dialah pria spesial yang kini menjadi suami Saya.

Dyah Pitaloka, 35 tahun, Surabaya (pitalokaXXX@yahoo.com)

Lakukan Pemesanan – Silahkan KLI DI SINI