Site Overlay

Cara Mudah Melakukan Ruwatan Weton

cara melakukan ruwatan weton

Sebagai negara yang penuh dengan banyak wilayah, jelas kekayaan akan adat dan juga istiadat sangatlah banyak. Tidak hanya dari segi jumlah saja, tetapi berbagai tradisi ini dijalankan dengan maksud dan tujuan baik. Salah satunya adalah Ruwatan atau ritual doa yang banyak digunakan oleh masyarakat Jawa. Mungkin bagi segelintir orang saja yang masih mempercayai doa atau ruwatan ini, padahal ada banyak sekali tujuan baiknya.

Ruwatan sendiri ada banyak sekali jenisnya, salah satu di antara sekian jenis itu adalah weton atau penanggalan lahir. Bagi Anda yang masih merasa awam, weton ini sendiri merupakan bentuk dari pencampuran hari-hari yang ada dalam seminggu menurut kalender Islam. Di mana ada hari Ahad, hari Senin, Selasa, hari Rabu, Kami, Jumat, dan juga Hari Sabtu. Tetapi, ada lagi dibagi 5 hari pasaran yakni Legi, Pahing, Pon, Wage, dan juga Kliwon, yang biasanya diguakan oleh masyarakat Jawa dalam berbagai ritual.

Weton ini kemudian dijadikan sebagai penanda kelahiran untuk masyarakat Jawa dan juga ada Neptu atau perlambangan angka. Misalnya perhitungan weton yang mendekati sempurna ialah Sabtu Pahing, dan apabila dijabarkan maka Sabtu memiliki nilai 9 dan juga Pahing yang memiliki nilai 9. Apabila keduanya ditambahkan maka akan menghasilkan 18, dan tinggal mencari pasangannya saja untuk dijumlah dan diselaraskan. Biasanya ini dilakukan untuk pasangan yang akan menikah, dan menggunakan ruwatan weton jika terjadi ketidakselarasan.

Anda tidak perlu takut dengan berbagai perhitungan weton atau juga tradisi ruwatan. Meski zaman sudah berkembang, namun masih tetap harus dijalankan sebagai tradisi. Terlebih lagi niat dan tujuannya adalah baik. Jadi kali ini akan kami bahas tata cara untuk melakukan ruwetan atau doa weton. Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk melakukannya.

Mempersiapkan Diri

Cara pertama untuk melakukan ruwatan weton atau juga ruwatan lainnya ialah harus mempersiapkan diri. Di mana Anda harus bisa memiiki beberapa sikap, di antaranya adalah ikhlas dengan melakukan segala hal secara suka rela, dan percaya akan kuasa Tuhan Yang Maha Esa. Dengan ikhlas ini, maka Anda bisa lebih siap dalam menjalani hari-hari ke depannya.

Tidak hanya ikhlas, tetapi Anda juga harus melakukan puasa di mana melakukan 1 hari puasa weton atau melakukan puasa 3 hari yang disebut dengan dino dulur. Dimulainya sendiri pada hari selasa kliwon dan seperti puasa ramadhan di mana tidak boleh makan dan minum untuk jangka waktu tertentu. Namun, jika peserta ruwatan sedang mengalami sakit, maka boleh untuk tidak melakukannya karena alasan kesehatan, dan tentu jauh lebih penting.

Persiapan diri juga dilakukan dengan beramal, caranya yakni menyediakan uang sedekah untuk nantinya diberikan kepada kaum fakir miskin atau juga masyarakat yang lebih membutuhkan. Nominal uang untuk donasi sebelum ruwatan weton sendiri bebas, tergantung kemampuan dan keikhlasan. Namun, harus dilakukan karena menjadi syarat wajib sebelum memulai ruwatan atau doa weton. Setelahnya adakan syukuran atau selametan yang dilakukan dengan membagi makanan minimal kepada 7 orang, namun acara ini tidaklah wajib jika tidak mampu.

Menyediakan Sarana Ruwatan

Setelah mempersiapkan diri dengan cara-cara di atas, maka Anda juga harus menyediakan berbagai sarana ruwatan. Di antaranya adalah:

  • Air dari 7 sumber mata air berbeda.
  • Bunga 7 macam, jangan dicampur.
  • Wewangian.
  • Kain mori kira-kira satu meter.

Tata Cara Meruwat

  • Menyediakan 7 tempat air berbeda.
  • Isi keseluruhan tempat dengan sumber air berbeda yang sudah dikumpulkan sebelumnya.
  • Taburi bunga dengan jenis yang sudah dibeli sebelumnya.
  • Menghadap pada air berisikan bunga, lalu ucapkan Asma “Al-Hayyu” artinya “Yang Maha Hidup” sebanyak 7 kali pengulangan. Lakukan pada ke-7 air bunga berbeda tersebut sampai selesai.
  • Jemur air-air bunga tersebut selama 3jam dibawah sinar matahari.
  • Mandi dengan air bunga yang sudah dijemur.

Doa untuk Ruwatan

Sembari menunggu waktu 3jam air bunga dijemur, maka Anda bisa memanjatkan doa ruwatan weton ini. Sebelumnya lakukanlah wudhu terlebih dahulu bagi muslim, atau membersihkan diri bagi non muslim. Duduklah bersila sambil bersikap tenang dan juga khusuk sambil meletakkan sarana tambahan di dekat Anda tergantung kebutuhan. Misalnya sepasang burung merpati jika ingin mendapatkan jodoh dengan perhitungan weton.

Lalu pakai wewangian pada tubuh, setelahnya membaca doa ruwat yakni mengawalinya dengan membaca kalam Ilahi bagi muslim. Setelah itu membaca Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan juga An-Nas masing-masing 7 kali atau 70 kali. Lalu juga Surat Yasin sebanyak 1 kali bacaan, namun Anda juga bisa hanya dengan mendengarkan audionya saja.

Setelah selesai, maka dilanjutkan dengan membaca doa sesuai kebutuhan ruwat. Namun, untuk kali ini yaitu ruwatan weton yang berarti mengharap jodoh. Ikutilah cara-cara di atas agar ruwatan Anda bisa berjalan dengan baik.

.

Penjelasan lebih lengkap mengenai Ruwatan – KLIK DI SINI

Konsultasi SERIUS dengan Pakarnya Ki Sabrang Alam, Silahkan Hubungi Kontak di Bawah ini :

081 226 888 103 ( WA / Telpon / SMS )