Site Overlay

Cara Mandi Ruwatan di Rumah

cara mandi ruwatan di rumah

Cara Mandi Ruwatan di Rumah – Tradisi merupakan sebuah hal yang dilakukan secara turun temurun, dari waktu kewaktu. Tradisi sebagai sebuah budaya yang berkembang dalam masyarakat menurut kepercayaan memiliki sebuah khasiat dan manfaat untuk kedepannya. Terdapat begitu banyak jenis tradisi yang berkembang dalam masyarakat. Seperti ruwatan dari Jawa.

Ruwat merupakan sebuah tradisi jawa yang ada sejak dulu hingga saat ini. Ruwatan dipercaya menjadi sebuah upacara adat yang dilakukan untuk membuang kesialan yang ada ataupun membebaskan diri dari ancaman dan marabahaya yang bersumber dari Betoro Kolo, dewa, raksasa pemakan manusia dan kesialan-kesialan lainnya yang bisa membahayakan diri.

Upacara-upacara ruwatan ini sangatlah bermacam-macam cara pelaksanaannya. Ada yang mengubur seluruh tubuh kecuali kepala orang yang diruwat tersebut, namun ada juga yang melakukan upacara ruwat dengan cara mandi ruwat. Upacara ini juga tidak harus dilakukan oleh orang sakti. Tetapi Anda juga bisa melakukan mandi ruwat di rumah saja. Berikut ini cara mandi ruwatan di rumah yang dapat Anda peraktekkan untuk membuang sial.

Persiapan Mandi Ruwatan

Hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum melakukan tahap inti dari ritual ini adalah melakukan persiapan diri dan persiapan alat serta bahan sebelum melakukan ritual mandi. Pada tahap persiapan ini, Anda harus menyiapkan 7 buah ember yang akan digunakan sebagai tempat air mandi. Kemudian Anda harus mengisi 7 ember tersebut dengan masing-masing satu sumber air.

Setelah Anda mengisi ketujuh ember tersebut dengan masing-masing sumber air, maka selanjutnya Anda harus menaburi air-air tersebut dengan masing-masing satu jenis bunga pada satu ember air. Kemudian cara mandi ruwatan di rumah pada bagian persiapan adalah Anda diharuskan menghadap air bunga tersebut lalu mendekatkan bibir dan mengucapkan Al-Hayyu (yang maha hidup) sebanyak 7 kali.

Langkah terakhir pada tahap ini adalah jemur air bunga tersebut selama 3 jam di bawah sinar matahari.

Doa Ruwat

Tahap kedua adalah membaca doa ruwat, pada bagian ini hal pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan bersihkan tubuh dengan berwudhu bagi yang beragama muslim. Untuk yang nonmuslim membersihkan anggota badan seperti tangan, kaki, dan kepala yang kerap terkena debu. Setelah itu Anda diharuskan untuk duduk bersila dengan khusyuk bersama semua perlengkapan yang telah disediakan.

Pada saat melakukan ritual ini Anda jangan lupa memakai wewangian. Doa yang harus Anda panjatkan sebelum mandi adalah Al-fatihah sebanyak 7 kali atau 70 kali, kemudian dilanjutkan Al-ikhlas sebanyak 7 kali atau 70 kali, Al-falaq sebanyak 7 kali atau 70 kali, An-Nas sebanyak 7 kali atau 70 kali, surah yasin sebanyak 1 kali. Terakhir adalah Anda harus membaca doa ruwat yang bisa Anda dapatkan di internet. Lalu gunting rambut Anda sedikit.

Mandi Ruwat

Setelah Anda selesai membungkus rambut yang telah Anda gunting dengan kertas putih. Maka selanjutnya adalah Anda harus melakukan mandi ruwat. Cara mandi ruwatan di rumah sendiri yang pertama Anda harus membaca mantra khusus, kemudian Anda harus memandikan badan Anda masing-masing 1 kali setiap ember. Jadi jumlah guyuran air yang disiram secara perlahan adalah 7 kali guyuran gayung.

Melarung Sengkolo

Setelah Anda memandikan air bunga tersebut maka Anda harus melarungkan sisa-sisa ketujuh bunga tersebut beserta rambut yang telah dipotong menjadi satu kemudian Anda harus menghanyutkannya ke sungai dengan doa dan niat agar segala kesialan terhindar dari Anda. Yang terakhir adalah Anda harus meniatkan untuk berpuasa.

Itulah cara mandi ruwatan di rumah yang dapat Anda praktekkan sendiri, untuk menjaga tradisi dan membuang sial yang ada pada diri Anda.

Konsultasi Serius tentang Masalah Anda dengan Pakarnya Ki Sabrang Alam, Silahkan hubungi kontak di bawah ini :

081 226 888 103 ( WA / Telpon / SMS )