Ruwatan Sengkala - Cara Buang Sial Praktis Untuk Hidup Lebih Sukses
ruwatan, ruwatan sengkolo, ruwatan sengkala, cara buang sial dengan ruwatan

Ruwatan Sengkala - Cara Mudah Buang Sial

Keberuntungan Bisa Anda Ciptakan dengan Sangat Mudah ... !!

Jika Saat ini Anda sering mengalami nasib sial. Mulai dari Sekarang, Berhentilah Menyalahkan Orang Lain. Bersihkan Diri Anda dari Segala Sengkala (Kesialan), Energi Negatif, dan Malapetaka dengan sarana Garam Ruwatan Sengkala. Dengan Demikian Kekayaan Mudah Anda Raih, Karir Selalu Cemerlang, Usaha Apapun Lebih Laris, Sehat Jiwa Raga, Mudah Mendapatkan Jodoh, dan Rumah Tangga Lebih Harmonis.

Anda Perlu Tahu Betapa Mudahnya Keberuntungan Tersebut Bisa Anda Ciptakan Sendiri. Maka dari itu Teruskan Membaca

ruwatan sengkala

Inilah Cara Paling Praktis Mengupayakan Keberuntungan Dalam Hidup Anda

Setiap manusia tentu pernah mengalami kegagalan atau pula nasib sial dalam hidupnya. Ada yang gagal dalam urusan pekerjaan. Ada yang karirnya tak kunjung berubah. Penghasilan tak juga bertambah. Bisnis yang sudah ada di puncak kejayaan, tiba-tiba mengalami kerugian. Susah mendapatkan jodoh, setiap kali mendapatkan kekasih selalu putus cinta atau dikhianati. Rumah tangga sering cek-cok. Bahkan ada yang selalu dicemooh dan diremehkan orang lain di manapun ia berada.

Kesialan dan kegagalan dalam hidup adalah situasi yang wajar. Sebab hidup memang seperti roda yang selalu berputar. Ada kalanya berada di atas, ada kalanya berada di bawah. Ada saatnya bernasib baik, ada saatnya bernasib sial. Kadang berhasil kadang pula gagal. Meski begitu menjadi tidak lazim, manakala kesialan tersebut sering menimpa diri. Akibatnya segala upaya dan usaha apapun yang bertujuan baik, justru hasil akhirnya selalu buruk.

Ibarat hidup adalah roda. Roda yang tidak bisa berputar dengan baik maka butuh diperbaiki lagi, bahkan perlu diberi pelumas agar berputar dengan baik. Supaya kehidupan yang dijalani berjalan sebagaimana mestinya. Tidak berhenti begitu saja dalam keadaan dibawah atau pada kondisi sering tertimpa kesialan. Itulah sebabnya dilakukan upaya untuk membuang kesialan. Sehingga keberuntungan selalu datang. Di antara cara yang paling praktis untuk mengupayakan keberuntungan yaitu melalui upaya batin, dengan melakukan " Ruwatan Sengkala ".

 

Ruwatan Sengkala, Tidak Hanya Dilakukan Dalam Tradisi Jawa

Istilah Ruwatan sebenarnya berasal dari kata bahasa Jawa Ruwat atau Luwar, yang berarti  "Bebas". Sedangkan Sengkala berarti "Malapetaka, Bala, atau Marabahaya". Dari penyebutan istilah inilah banyak yang menganggap ritual ruwatan atau buang sial, sering dikaitkan dengan tradisi dari Jawa. Padahal ruwatan memiliki makna yang lebih luas. Tidak hanya dilakukan di lingkungan tradisi Jawa. Ruwatan Sengkala atau ritual buang sial sebenarnya adalah tradisi spiritual di berbagai tempat dan berbagai kepercayaan. Hanya saja tata cara dan prosesnya yang berbeda-beda.

Dalam budaya Jawa, upacara ruwatan merupakan wujud perlindungan diri dari malapetaka yang diakibatkan Batara Kala. Sosok Raksasa keturunan Batara Guru dan Dewi Durga. Manusia yang mendapatkan malapetaka dari Batara Kala disebut sebagai sukerta.

Nasib sial yang menimpa sukerta biasanya karena pembawaan sejak lahir. Juga sebab perbuatan tertentu yang melanggar aturan. Sehingga perlu dilakukan upacara ruwatan dengan berbagai Ubo Rampe yang digunakan untuk selamatan. Dilanjutkan menggelar pertunjukan wayang kulit dengan lakon Sudamala. Selain itu juga dengan melakukan upacara larung atau buang sial ke tengah lautan.

Tak berbeda dengan proses ruwatan sengkala dalam tradisi Jawa, di berbagai wilayah juga memiliki upacara buang sial. Di Sumatera dikenal upacara Tabuik, prosesi buang sial yang dilakukan seperti halnya larung. Di Bali dikenal terdapat upacara ruwatan Sapuh Leger untuk membuang segala nasib buruk. Di Kalimantan, di pesisir Pantai Berau, terdapat upacara Copporba yang dilakukan untuk melindungi kampung dari marabahaya.

Bahkan dalam keyakinan spiritual Islam pun terdapat proses pembersihan diri yang esensinya sama dengan ruwatan, misalnya ibadah zakat, puasa Ramadhan, dan Puasa Sunnah. Yang tujuannya untuk membersihkan batin dari hawa nafsu.

Dari berbagai proses ritual ruwatan tersebut. Pada hakikatnya memiliki persamaan tujuan yaitu untuk membersihkan diri agar terhindar dari bala’ dan malapetaka. Sedangkan yang membedakan adalah tata cara atau sarana yang digunakan. Melihat besarnya pengaruh ruwatan terhadap kehidupan. Sebagai pakar mistik nusantara, Ki Sabrang Alam turut membantu siapapun yang menginginkan kehidupannya lebih baik melalui sarana ruwatan praktis. Yaitu dengan menggunakan Garam Ruwatan Sengkala.

ki sabrang alam praktik di jakarta

 

Bagaimana Cara Melakukan Ruwatan ?

Setiap tempat dan wilayah memiliki tata cara ruwatan yang berbeda-beda. Tetapi secara garis besar, proses ruwatan tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Orang yang boleh memimpin proses ruwatan adalah orang-orang tertentu yang memang menguasai ilmu tentang ruwatan. Baik pengetahuan itu didapatkan secara turun-temurun maupun melalui ijazah khusus.

Begitu juga, orang yang hendak diruwat pun harus menyanggupi aturan dan syarat yang telah ditetapkan kepadanya. Seperti puasa, menyediakan kembang 7 rupa, air dari 7 sumber mata air, menyediakan minyak tertentu, menyiapkan ubo rampe (pelengkap ritual, biasanya berupa sesaji). Melakukan upacara selamatan. Serta acara pungkasan (penutup), dalam hal ini biasa dilakukan dengan menggelar menggelar pertunjukan wayang kulit.

Sebenarnya inti dari ruwatan bukanlah pada upacara, sesaji, atau upacaranya. Tetapi lebih kepada sejauh mana dampak positif ruwatan tersebut bisa dirasakan. Baik upacara, puasa, sesaji, ubo rampe, dan lainnya itu hanyalah “sarana”. Sedangkan sarana bisa disederhanakan. Asalkan sarana tersebut memiliki potensi positif. Yaitu melebur energi negatif menjadi energi positif. Mengubah kesialan menjadi keberuntungan.

Inilah yang mendasari Ki Sabrang Alam memilih sarana garam. Garam merupakan elemen yang sering digunakan pada berbagai tradisi spiritual sebagai sarana buang sial. Itulah kenapa larung (tradisi buang sial) dilakukan di tempat yang dekat dengan sumber garam, yaitu di tepi pantai atau di tengah laut.

Garam ruwatan sengkala telah diproses secara mistik oleh Ki Sabrang Alam. Tata cara penggunaan garam ruwatan ini nantinya dicampur dengan minyak khusus dan digunakan untuk mandi. Garam ruwatan ini memiliki fungsi yang sama sebagaimana upacara ritual, puasa, atau tirakat ruwatan lainnya. Sedangkan minyak fungsinya tidak jauh berbeda dengan ubo rampe, baik kembang 7 rupa, maupun air 7 sumber.

 

Apa Saja yang Membuat Seseorang Perlu Melakukan Ruwatan Sengkala ?

Dalam kehidupan, tidak ada satu pun yang tahu peristiwa apa yang akan terjadi kelak. Ada kalanya nasib baik, ada kalanya pula nasib na'as. Tuhan menciptakan nasib baik dan nasib buruk, bukan berarti manusia diperintah untuk pasrah menerima apapun yang akan menimpa dirinya. Atas alasan inilah, manusia memiliki kebebasan untuk berikhtiar dan berupaya. Baik melalui upaya secara lahir, maupun upaya secara batin dengan melakukan ruwatan sengkala.

Ruwatan sengkala diperlukan ketika Anda mengalami situasi buruk yang datang secara bertubi-tubi. Sering mengalami kegagalan dalam berbagai bidang kehidupan Anda. Seperti:

 

Jenis Produk dan Layanan Ruwatan Sengkala

Garam ruwatan sengkala yang secara khusus diproses Ki Sabrang Alam, memiliki perbedaan karakter energi. Sehingga pemanfaatannya pun berbeda-beda. Jenis Garam Ruwatan sengkala yang bisa Anda dapatkan dari www.RuwatanSengkala.com yaitu:


Silahkan Klik Salah Satu Kategori Produk atau Layanan Ruwatan Sengkala di atas Untuk Mendapatkan Keterangan Yang Lebih Lengkap dan Mendetail.

 

Mahar Ruwatan Sengkala

Setiap garam ruwatan sengkala maharnya sama, yaitu Rp. 875.000,- Mahar tersebut sudah termasuk biaya kirim (GRATIS BIAYA KIRIM) ke seluruh Indonesia menggunakan jasa POS Kilat Khusus. Bila Anda ingin dikirimkan menggunakan jasa JNE atau TIKI, Anda cukup menambahkan biaya Rp. 30.000,- (untuk pengiriman di dalam Pulau Jawa) atau Rp. 50.000,- (pengiriman ke luar Pulau Jawa). Sedangkan untuk pengiriman ke luar negeri yaitu Rp. 250.000,- menggunakan jasa EMS Internetional.

Sedangkan untuk mahar Jasa Ruwatan Maharnya yaitu Rp. 22.210.000,- Mahar tersebut belum termasuk akomodasi. Jasa Ruwatan Khusus yaitu mendatangkan Ki Sabrang Alam secara langsung ke tempat Anda, untuk melakukan proses ruwatan sengkala di tempat yang ingin Anda bersihkan dari sengkala, malapetaka, dan energi negatif yang sering menimbulkan kerugian materi.

Mengenai Jasa Ruwatan Khusus, Anda bisa menghubungi Staf Administrasi untuk mendapatkan informasi lebih lengkap.

 

Cara Mendapatkan Garam Ruwatan Sengkala

Untuk mendapatkan Garam Ruwatan Sengkala ada dua cara. Pertama, Anda bisa datang langsung ke kantor Pusat Metafisika Asia (PMA), di jalan Kayu Tangan 2, No.29. Perumahan Kapling Pengkol, Kelurahan Pengkol, Kecamatan Jepara, Kota Jepara, Provinsi Jawa Tengah. Kedua, Anda bisa mendapatkannya secara jarak jauh dengan menghubungi staf administrasi di nomer 081226888103 / 085799777903. Bisa juga melalui email metafisika103@gmail.com.

 

Keistimewaan Ruwatan Sengkala - Silahkan Klik di Sini

Lakukan Pemesanan - Silahkan Klik di Sini

ki sabrang alam

Produk Ruwatan

Hubungi Kami

ruwatan, ruwatan sengkala, cara buang sial dengan ruwata